My dream is just one shot of blunder but it's a justice
''Sajak Kecil Tentang Cinta''
[Karya Sapardi Djoko Damono]
Mencintai angin harus menjadi siut
Mencintai air harus menjadi ricik
Mencintai gunung harus menjadi terjal
Mencintai api harus menjadi jilat
Mencintai cakrawala harus menebas jarak
Mencintaimu harus menjadi aku
sesaat setelah kubersihkan diri ini dari seseorang yang aku cintai pergi meninggalkanku,ada baris baris rasa ditumpukan . dan jika memang ada akhir dari semua ini tolong berikan aku satu saja kesempatan untuk mengubah seluruh kisah hidupku..
Pemberhentian hati ini sudah tak ada lagi dermaganya, maka biarkan ia terombang ambing di lautan yang luas kelak akan ada pantai yang siap menjadi tempat ia terdampar maka jangan pernah berputus asa dan tetaplah berenang wahai jiwa yang tersakiti ikuti ombak yang membawamu pergi jauh biarkan angin memandu jalanmu untuk kembali dan biarkan semua rasa sakit itu tenggelam dalam samudera.
Pagi ini kembali aku meneruskan perjalanan untuk mencari jati diri namun siapa yang sangka bahwa semua yang ku kejar dahulu itu adalah fatamorgana belaka, kesepian mulai menghantuiku dan juga kesendirian membuatku berpikir banyak hal,tentang dunia dan seisinya, berharap kisah ini mampu memotivasi diri untuk terus berbuat baik dimanapun dan kapanpun.
Perjalanan hidupku haruslah tetap berlanjut ada ataupun tidaknya dirimu bukan menjadi alasan untuk menyudahi perjalanan ini, aku biarkan semua berjalan seperti seharusnya, mimpi-mimpi itu mulai muncul kembali dan semangat itu mulai membara lagi, langit yang kemarin tertutupi awan hitam itu kini terlihat sangat cerah. pada masa lalu aku berterima kasih dengan ikhlas dan pada masa depan aku menatap sat ini, kicauan burung burung mulai terdengar merdu bernyanyi di rindangnya pohon dan kemudian aku sesekali menghirup udara yang sejuk ini dalam-dalam ,menghembuskan nafas panjang seraya berbisik kepada angin "aku siap untuk hari ini".
Saat tubuh ini lelah hanya tanah yang mampu menopangnya ,terbesit dalam hatiku ingin segera pulang kepangkuannya,namun masih banyak mimpi yang harus kukejar dan kucapai meski harus bersimbah luka merangkak sampai tiba saatnya raga ini tak lagi mampu untuk bergerak,aku harus terus memperbaiki diriku agar kelak ketika aku pulang nanti aku akan menjadi seseorang yang utuh.mempersiapkan bekal untuk perjalanan abadi itu.
Tetapi untuk saat ini aku harus kembali lagi melanglang buana menjalani sebuah kehidupan karna "HIDUP ADALAH SEBUAH PETUALANGAN LUAR BIASA DAN SUDAH DI TULISKAN SKENARIONYA OLEH YANG MAHA DIATAS SANA"
Thomas Shelby pernah berkata
"Aku tidak pernah memaksa siapapun untuk memilihku,jika kamu merasa bahwa kamu akan menemukan seseorang diluar sana yang lebih baik dariku maka lakukanlah,aku tidak akan memaksamu untuk tinggal.hidup terlalu singkat untuk bergantung pada seseorang yang tidak memiliki keinginan untuk bertahan,aku percaya pada kebebasan dalam kejujuran pilihan hati.dan jika kamu harus memilih untuk tetap disini itu karena hatimu mengatakan bahwa tempatmu adalah disini dimana kamu seharusnya berada,bukan karena aku memintanya kepadamu.aku ingin menjadi seseorang yang kau pilih bukan seseorang yang dipilihkan untukmu.aku berhak mendapatkan seseorang yang tau tentang betapa berharganya aku,dia yang mengerti dan menerima apapun yang akan kubawa kedalam kehidupannya.aku tidak ingin bersama orang yang tidak takut kehilangan diriku dan merasa bahagia ketika ia sendiri dengan apa yang dia sukai, aku ingin seseorang disisiku karena dia membayangkan bagaimana hidupnya tanpa diriku, pintu ini selalu terbuka untukmu bila kau ingin pergi kapanpun,jadi jika kau mendapatkan kebahagiaan di tempat yang lain aku tidak akan menghalangi jalanmu untuk pergi, dan dalam masa yang sulit itu aku akan tetap melanjutkan untuk membangun kehidupanku dan menggapai kebahagiaan serta ketenangan jiwaku. karena kebahagiaanku tidak terpaut pada kehadiranmu di sisiku tapi bagaimana aku bisa berkembang menjadi lebih baik kedepannya memacu diri untuk menjadi lebih konsisten setiap hari"
perasaan itu kian menggebu-gebu melihat dirimu yang dahulu pernah hilang dari diriku, memaksaku untuk berlari mengejar bayangmu tanpa peduli apapun disekitarku. mengapa kau kembali lagi membuat semua pertahananku runtuh apa yang sedang aku bangun ini menjadi sia-sia lagi.degub kencang jantungku saat melihatmu teringat semua kenangan-kenangan masa itu dipaksa untuk bernostalgia dengan luka yang dahulu kau toreh tepat di jantungku sakit, sangat sakit sampai saat ini, lalu haruskah aku kembali menjadi seseorang yang sudah mati itu?.
Menarik diri dari keramaian itu ,berjalan lurus ke arah dermaga tempat kapal berlabuh kian hari menjadi seperi ingin hilang ingatan, pada masa yang kelam itu aku menjadi seseorang yang kau benci,berpaling muka dariku entah apapun yang aku lakukan kau tak ingin mengetahuinya.
Hari ini aku berdebat dengan kawan yang sudah ku anggap sebagai sodara seperjuangan, antara cinta dan obsesi jika hari ini masih bisa bersama dengan masa lalu apakah kau memilih untuk meninggalkannya, dia berada disekitarmu meski kamu tau kamu tidak mampu untuk bertemu dengannya tapi ada satu keegoisan yang menyerang batin saat aku masih bersama dirinya, bayangan kenangan , dan juga impian yang akan kita jelajahi bersama nantinya. tetap dalam keinginan itu namun takdir berkata lain.
aku yang sudah pernah melukai hatinya tidak pantas untuk berbicara tentang bagaimana aku menjaga dan juga menjadi pelindung baginya, perlahan akupun pergi menjauh menepi dan tak tau lagi ingin berjalan kearah mana aku sendiri di tepi kenistaan ini hanya karena emosi semata aku membuang kisah kebersamaan kita dan juga beberapa chapter terbaik dari kisah hidup yang telah kita jalani
ada satu ketika aku jatuh cinta dan semua yang aku rasakan sangat berwarna kala itu senja terasa sangat berharga bersamamu mengintari kota ini, apa yang kau mau aku kabulkan dan juga apa yang kau inginkan kuberikan.setiap pancaran cinta yang digunakan untuk membuatmu tersenyum adalah bekal batin yang setiap hari harus aku siapkan,namun semua yang telah kita lewati bersama hanya sisa kenangan sahaja.
dua hati yang bertaut telah pudar sinar purnamanya,kini tinggallah seorang diri sang punuk untuk merindu dari hari kehari ia melepaskan kaitan cinta yang dulu diikat bersama sang kekasih, perhatian ini entah tertuju kepada siapa.
perpisahan adalah cara tuhan untuk memperbaharui kisah hidupmu, banyak hal yang mungkin akan kau mengerti kelak namun tak dapat kau cerna hari ini, kesedihan yang datang menghujam dadamu membuat hari yang kau jalani serasa berat, perjalanan yang membuatmu terpuruk hingga tak lagi mampu berdiri, tetapi pada keadan itu banyak pula hal datang menghampiri untuk membalut lukamu, tangan-tangan yang siap membantu untuk menarikmu bangkit, dan juga suara-suara yang terus menyemangatimu, seolah memberikan dorongan kecil dalam batin untuk tetap sadar. perlahan membuat semangatmu berkobar untuk melangkah maju menghempas semua puing-puing kehancuran yang menghalangimu, dan pada akhirnya kau siap untuk menghadapi semuanya sembari memegang erat keyakinan yang selama ini menjadi alasan utuk mempertahankan hidupmu
berandai-andai pada hari ini ingin rasanya bertemu denganmu, enta hanya karena ketidaksengajaan atau juga pemberhentian takdir namun aku tau kau selalu ada untuk ku tujui arahnya berharap kelak ketika bertemu ada cerita yang panjang kita diskusikan bertatap mata denganmu mendengar keluh kesahmu dan jugga mencoba memahami pola fikirmu, tentang kita yang selama ini terpisah oleh mimpi dan cita-cita.
waktu itu aku dan juga hujan yang turun begitu derasnya ,berteduh di depan rumahmu, tak ingin rasanya melangkahkan kaki di tengah derasnya hujan hatipun memberi saran untuk menepi sejenak,gemercik air yang kian deras turun dari langit menghantarkanku pada satu pertemuan singkat.
pagi dan semua yang hari ini aku sapa dan lihat adalah awal menjalani hidup yang normal di sekian kalinya aku jatuh cinta, perkara hati yang telah hancur itu aku sudah tak pusing terhadapnya, alih-alih menjadi seorang pecundang aku bangkit dan kemudian mengambil nafas dari langkah baru, tentang apa yang akan aku temukan kedepannya biarlah menjadi misteri dihari-hari yang akan datang
masih kuingat kala itu aku duduk bersebelahan dengan dirimu, arah yang kau tatap ternyata ada di seberangku, hitam rambutmu yang terurai panjang itu,wajah cantik dengan senyuman manis yang membakar di hatiku saat itu kau berkata bahwa kau akan selalu bersamaku, namun kini hanya tinggal penggalan kisah yang tersisa tanpa ada akhir dari jawabannya, mengapa engkau meninggalkan diriku?
petuah singkat dari sang waktu, entah bagaimanapun juga hati ini masih saja terpaut pada dirimu,bayangan demi bayangan selalu kukejar membuatku hanyut dalam jurang kepedihan. ada kalanya setiap langkah yang aku ambil hanyalah untuk mencari dirimu,kesepian yang aku rasakan tak kunjung mereda,mengikis kewarasanku sedikit demi sedikit.pernah satu ketika aku melihat sebuah berita dari ponselku,mengabarkan bahwa dirimu berada tak jauh dari tempat tinggalku, senang rasanya hati ini mengetahuinya. kucoba beranikan diri untuk menyapamu tetatpi aku tidak menerima balasan darimu, bak orang asing yang melambaikan tangan kepada orang disebelahmu seperti itulah respon yang kau berikan kepadaku





Comments (0)